[email protected] (0261) 201244

AHMAD ZULKARNAIN MAHASISWA PGSD SABET JUARA 3 PERTANDINGAN SILAT TINGKAT NASIONAL

04 August 2023 Dadan Budiman Dibaca 267

Ahmad Zulkarnain salah satu mahasiswa dari prodi PGSD Kampus Sumedang mengikuti pertandingan pencak silat yang diadakan pada tanggal 15-16 Juli di Gor ITB Jatinangor, Sumedang. Dalam pertandingan ini Ahmad Zulkarnain berhasil mendapatkan juara 3 dalam kategori seni tunggal putra dewasa tingkat Nasional. Acara ini dihadiri oleh puluhan atlet silat dari berbagai daerah, yang siap bersaing untuk meraih gelar juara dalam kompetisi bergengsi ini.

Pertandingan dimulai dengan pertandingan seni tunggal untuk tingkat SD lalu dilanjutkan dengan laga untuk tingkat SD, setelah pertandingan tingkat SD selesai dilanjut upacara pembukaan yang megah, di mana para atlet mengenakan seragam tradisional mereka dan menampilkan gerakan-gerakan silat yang indah. Semangat juang dan kegigihan terpancar dari wajah mereka, menggambarkan betapa besar kehormatan untuk bisa bertanding di ajang ini, setelah upacara selesai dilanjut tingkat SMP, SMA, dan mahasiswa/umum dan pertandingan berlangsung selama 2 hari.

Ada beberapa kategori yang dipertandingkan, termasuk gaya tunggal (seni tunggal), gaya beregu (seni ganda) dan ada juga yang terbaru disini yaitu gaya kreasi (seni kreasi). Setiap kategori diisi oleh para atlet terbaik yang telah melewati berbagai tahap latihan sebelumnya. Para pesilat menunjukkan teknik-teknik khas dari masing-masing aliran silat mereka, dengan keindahan gerakan dan ketepatan pukulan yang memukau para penonton.

Selama pertandingan, ketegangan dan semangat bertarung terasa begitu kuat. Keahlian para pesilat mampu memukau penonton, sementara keterampilan dalam bertahan dan menyerang memperlihatkan dedikasi yang tinggi dalam latihan.

Para juri yang berpengalaman memberikan penilaian dengan cermat, memperhatikan setiap gerakan yang dilakukan oleh pesilat. Mereka mempertimbangkan aspek teknik, kelincahan, kreativitas, dan kekuatan dalam memberikan skor kepada setiap peserta.

Setiap selesai pertandingan sang juara akan langsung mendapatkan medali dan sertifikat, yaitu juara 1,2, dan 3. Untuk kategori anak SD dan SMP itu termasuk pertandingan semi prestasi sedangkan untuk Mahasiswa/Umum itu termasuk pertandingan prestasi.

Akhirnya, setelah 2 hari pertandingan yang sengit, saatnya tiba untuk mengumumkan para pemenang juara umum dan pesilat terbaik. Gelak tawa dan sorak sorai mengisi Arena Pencak Doraya saat medali diberikan kepada para juara dari setiap kategori. Mereka merayakan kemenangan mereka dengan bangga, menunjukkan bahwa kerja keras dan dedikasi tak kenal lelah akhirnya terbayar lunas.

Ahmad Zulkarnain menuturkan “Saya sangat bersyukur berhasil memenangkan pertandingan tersebut dengan meraih juara 3 dalam kategori seni tunggal tangan kosong dewasa,walau kurang memuaskan saya sangat bangga dengan pencapaian pertama kali saya dikategori dewasa”.

Pertandingan silat di Arena Pencak Doraya tahun ini tak hanya meningkatkan popularitas olahraga silat, tetapi juga memperkuat ikatan antar pesilat dari berbagai daerah. Semangat persaudaraan dalam bela diri ini semakin terasa kental, seiring dengan semakin berkembangnya komunitas silat di negeri ini.

Dengan penutupan yang meriah, para peserta, penonton, dan panitia meninggalkan Arena Pencak Doraya dengan perasaan bangga dan bahagia. Mereka percaya bahwa pertandingan tahun depan akan menjadi momen yang tak terlupakan, untuk memperlihatkan pesona kekayaan budaya serta semangat juang dalam bela diri Indonesia.