Di tengah gelombang transformasi digital yang terus menggulung dunia pendidikan, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPI Kampus Sumedang tampil terdepan dengan inovasi berbasis kecerdasan buatan. Dr. Cucun Sunaengsih, S.Pd., M.Pd., dosen Prodi PGSD, berhasil menggawangi tim peneliti yang meraih Hibah Penelitian Batch 2 UPI 2026 melalui skema Program Pengembangan Grup Riset. Penelitian ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 tentang pendidikan berkualitas dan nomor 9 tentang industri, inovasi, serta infrastruktur yang tangguh dan berkelanjutan.
Penelitian berjudul "Pengembangan Framework Smart-Coaching Adaptif Berbasis Natural Language Processing untuk Meningkatkan Efektivitas Manajemen Sekolah Dasar" ini melibatkan tim yang solid: Dr. Isrok'atun, M.Pd., Dr. Rita Anggorowati, M.Pd., serta Popon Rohaeti, M.Pd. selaku Pengawas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Keterlibatan praktisi pengawas sekolah dalam tim ini menjadi nilai lebih tersendiri, karena memastikan bahwa framework yang dikembangkan benar-benar berakar pada kebutuhan dan realitas lapangan manajemen sekolah dasar di Indonesia.
Framework Smart-Coaching yang dikembangkan memanfaatkan teknologi Natural Language Processing (NLP) untuk menciptakan sistem pendampingan kepala sekolah dan guru yang adaptif, personal, dan berbasis data. Bagi Prodi PGSD, riset ini membuka cakrawala baru dalam mempersiapkan calon guru SD yang melek teknologi dan siap berkolaborasi dengan sistem manajemen sekolah berbasis AI. Prodi PGSD UPI Sumedang meyakini bahwa masa depan pendidikan dasar yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila inovasi teknologi dan kepemimpinan pendidikan berjalan beriringan secara harmonis.