[email protected] (0261) 201244

Dari Kelas ke Dunia Riset: Mahasiswa Semester 4 PGSD UPI Sumedang Perkuat Literasi Informasi demi Mewujudkan Generasi Berdampak dan Berbudaya Ilmiah

07 April 2026 - Dibaca 79

Sumedang — Seluruh mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang turut ambil bagian dalam Workshop Kelas Literasi Informasi Lanjutan (KILAU) yang digelar Perpustakaan UPI pada Selasa, 7 April 2026. Bertempat di ruang megatrond dan ruang kelas Kampus 2 UPI Sumedang, kegiatan berlangsung sejak pukul 08.30 hingga 11.30 WIB sebagai bagian dari program KILAU yang diselenggarakan secara bergilir di lima kampus UPI daerah, yakni Cibiru, Sumedang, Tasikmalaya, Purwakarta, dan Serang.

Mahasiswa semester 4 PGSD mengikuti dua sesi paralel yang dirancang untuk membangun kemampuan riset secara praktis dan terstruktur. Sesi pertama, Penelusuran dan Pengelolaan Sumber Informasi untuk Penelitian, dipandu oleh Hj. Dian Arya Susanti, MT dan Hesha Glenn Pratama, S.S.I. Sesi ini membekali mahasiswa dengan keterampilan mengakses database ilmiah, menyaring referensi yang sahih, serta mengelola sumber informasi secara sistematis. Hal ini merupakan kompetensi yang sangat dibutuhkan dalam penyusunan tugas akhir maupun karya ilmiah. Sesi kedua, Tren Riset Menggunakan VOS Viewer, dibawakan oleh Sari Hermawan, M.Kom. dan Rizki Melinda Sari, S.S.I. Mahasiswa diajak mengenal dan mempraktikkan perangkat lunak VOS Viewer untuk memetakan tren riset global, yaitu sebuah kemampuan analitik yang relevan dengan kebutuhan penelitian di era digital. Peserta kelas ini diwajibkan membawa laptop dan telah menginstal aplikasi VOS Viewer sebelum kegiatan dimulai.

Keikutsertaan mahasiswa dalam KILAU merupakan wujud nyata SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, memastikan setiap mahasiswa calon guru memiliki kemampuan literasi informasi yang kuat sebagai bekal mendidik generasi penerus bangsa.

Kegiatan ini sejalan dengan visi Kampus Berdampak yang menempatkan mahasiswa bukan sekadar penerima ilmu, melainkan sebagai peneliti muda yang mampu berkontribusi pada pengembangan pendidikan dasar secara ilmiah dan terukur. Dengan memahami cara menelusuri, mengelola, dan menganalisis informasi secara kritis, mahasiswa PGSD dipersiapkan untuk menjadi pendidik yang adaptif, inovatif, dan tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global.