SUMEDANG – Gemetar, keringat dingin, dan pikiran blank. Siapa yang tak pernah merasakan sensasi mengerikan saat harus berbicara di depan publik? UPI Sumedang Broadcast (USB) menghadirkan solusinya melalui Seminar Public Speaking bertema "UPI Sumedang Broadcast sebagai Wadah Penguatan Public Speaking: Mewujudkan Komunikasi yang SeIya dan SeKata," Sabtu (6/12/2025) di Gedung 3 Kampus 2 UPI Sumedang.
Sejak pukul 08.00 WIB, antusiasme memenuhi ruangan. Mahasiswa dari berbagai program studi, peserta eksternal, hingga perwakilan HIMA dan UKM berkumpul untuk satu misi: mengubah ketakutan menjadi kekuatan.
"Public Speaking Bukan Bakat, Tapi Skill yang Bisa Dilatih"
Ibu Riana, M.Si., Pembina USB, membuka acara dengan pesan tegas: public speaking bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. "Di era digital ini, kemampuan menyampaikan ide dengan percaya diri adalah tiket menuju kesuksesan akademik dan profesional," ujarnya.
Setelah ice breaking yang sukses mencairkan suasana, acara berlanjut ke sesi yang paling dinanti.
Jajaka Pinilih Bongkar Rahasia Atasi Grogi
Kang Krisna Ardiansyah Hermawan, Jajaka Pinilih Kabupaten Sumedang 2025 sekaligus mahasiswa Pendidikan Pariwisata 2023, tampil membawakan materi "From Grogi to Glory." Dengan pengalaman langsung di ajang bergengsi, ia membagikan trik jitu: ubah mindset, atur napas, perbaiki postur, dan kendalikan tempo bicara.
"Grogi itu wajar. Yang penting, jangan biarkan ia mengendalikan Anda," tegas Krisna. Sesi tanya jawab berlangsung seru dengan peserta yang terus menggali tips membangun rasa percaya diri.
Rumus 3C: Content, Context, Covering
Tidak berhenti di situ, Bapak Ahmad Rofi Suryahadikusumah, Dosen Muda UIN SMH Banten, menghadirkan pendekatan sistematis melalui konsep 3C. Beliau menekankan bahwa presentasi yang powerful bukan soal banyaknya slide, melainkan kekuatan cerita dan pemahaman mendalam terhadap audiens.
"Storytelling adalah senjata paling ampuh. Orang mungkin lupa data Anda, tapi mereka akan mengingat cerita yang Anda sampaikan," ungkap Ahmad Rofi, disambut tepuk tangan peserta.
Hadiah dan Kejutan Special
Menjelang penutupan, panitia memberikan hadiah kepada peserta aktif dalam diskusi dan kuis. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penampilan special dari pemateri serta panitia yang mencuri perhatian.
Seminar ini membuktikan komitmen USB sebagai wadah nyata pengembangan soft skill mahasiswa. Lebih dari sekadar teori, kegiatan ini menjadi bekal praktis bagi generasi muda untuk tampil berani, berbicara cerdas, dan berkomunikasi berkarakter di ruang publik manapun.