Tawa riang memenuhi halaman Kantor Desa Panyindangan saat puluhan ibu-ibu mengikuti permainan edukatif yang diselenggarakan Kelompok 20 P2MB PGSD UPI Kampus Sumedang pada Sabtu (8/11). Kegiatan yang menggabungkan unsur hiburan dan edukasi ini berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan tidak menggurui.
Berbagai permainan dirancang khusus untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu tentang gizi seimbang, pola asuh anak, dan pencegahan stunting. Mulai dari "Tebak Kandungan Gizi", "Estafet Menu Sehat", hingga "Kuis Mitos vs Fakta Stunting", semua dikemas dengan cara yang menghibur namun sarat makna edukatif.
Program ini sejalan dengan misi Kampus Berdampak dalam mewujudkan SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan) melalui peningkatan literasi kesehatan ibu sebagai penentu gizi keluarga, serta SDG 5 (Kesetaraan Gender) dengan memberdayakan perempuan sebagai agen perubahan di tingkat rumah tangga.
Bu Euis, peserta dari RW 3, mengaku sangat terbantu. "Biasanya penyuluhan itu membosankan, tapi ini beda. Sambil ketawa-ketawa, ilmunya masuk juga ke kepala," ujarnya sambil tersenyum.
Mahasiswa PGSD membuktikan bahwa edukasi tidak harus formal dan kaku. Melalui pendekatan andragogi (pembelajaran orang dewasa) yang partisipatif, ibu-ibu lebih terbuka dan mudah menerima informasi baru.
Antusiasme peserta terlihat dari permintaan agar kegiatan serupa rutin diadakan. Kolaborasi yang hangat antara kampus dan masyarakat ini membuktikan bahwa perubahan perilaku dimulai dari pembelajaran yang menyenangkan, inklusif, dan menghargai pengalaman setiap individu dalam membangun keluarga sehat dan sejahtera.