[email protected] (0261) 201244

Guru Desa pun Berhak Melek Digital: Dosen PGSD UPI Sumedang Raih Hibah PKM Batch 2 UPI 2026 Lewat Digitalisasi Pembelajaran Berbasis AI-EdTech dan Ice Breaking Kreatif untuk Guru Gugus Pandu Desa Wonoharjo

20 May 2026 - Dibaca 15

Akses terhadap inovasi pembelajaran yang merata hingga ke pelosok desa adalah cita-cita mulia yang kini diwujudkan oleh Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPI Kampus Sumedang. Dr. Diah Gusrayani, M.Pd., dosen Prodi PGSD, berhasil meraih Hibah PKM Batch 2 UPI 2026 melalui skema Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Kepakaran Bidang Ilmu (PkM Bidang Ilmu). Program ini hadir sebagai respons konkret terhadap SDGs nomor 4 tentang pendidikan berkualitas dan nomor 10 tentang pengurangan kesenjangan, khususnya dalam pemerataan kompetensi digital guru di wilayah perdesaan.

Program pengabdian bertajuk "Digitalisasi Pembelajaran untuk Guru Gugus Pandu Desa Wonoharjo: Ice Breaking Kreatif dan Platform AI-EdTech" ini dilaksanakan bersama Regina Lichteria Panjaitan, M.PFis., Ph.D. sebagai anggota tim. Sasaran program adalah para guru yang tergabung dalam Gugus Pandu di Desa Wonoharjo, yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pelatihan berbasis teknologi modern. Melalui dua pendekatan yang saling melengkapi, yakni ice breaking kreatif untuk membangun iklim kelas yang menyenangkan dan platform AI-EdTech untuk memperkuat kualitas pengajaran, program ini hadir sebagai paket transformasi menyeluruh bagi guru-guru di lapangan.

Program ini membuktikan bahwa pengabdian yang bermakna lahir dari keberanian untuk turun langsung ke komunitas yang paling membutuhkan. Prodi PGSD UPI Sumedang menegaskan posisinya bukan hanya sebagai pencetak calon guru yang unggul, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam memajukan kompetensi guru-guru yang sudah bertugas di lapangan. Dengan menyentuh komunitas guru di desa, kontribusi nyata Prodi PGSD terhadap ekosistem pendidikan dasar Indonesia semakin mengakar kuat dan berdampak luas.