Perkuliahan Seminar Pendidikan Agama Islam (SPAI) pertemuan ke-9 berlangsung secara hybrid di Ruang F1 Kampus UPI Sumedang pada Kamis, 9 April 2026. Dipandu oleh Dr. Ani Nur Aeni, M.Pd., perkuliahan ini memadukan kehadiran luring mahasiswa di ruang kelas dengan partisipasi daring melalui platform video konferensi — sebuah model pembelajaran yang kini selaras dengan kebijakan nasional terbaru.
Pelaksanaan hybrid ini mencerminkan respons nyata terhadap Surat Edaran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2026 serta Surat Edaran Rektor UPI Nomor 37 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pola Kerja. Kedua regulasi tersebut mendorong perguruan tinggi untuk mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh secara proporsional, termasuk memanfaatkan platform digital untuk kegiatan akademik, tanpa mengorbankan mutu dan capaian pembelajaran. Bagi dosen, kebijakan ini memungkinkan pelaksanaan perkuliahan dari rumah (work from home) satu hari per minggu sesuai jadwal yang diampu, selama pertemuan tatap muka luring tetap memenuhi minimal 10 kali dalam satu semester.
Pada pertemuan ke-9 ini, seluruh mahasiswa semester 4 Prodi PGSD tampil dalam seminar hasil penelitian Pendidikan Agama Islam. Setiap kelompok mempresentasikan produk media pembelajaran PAI yang telah dirancang dan dikembangkan secara mandiri. Lebih dari sekadar paparan, mahasiswa mendemonstrasikan langsung cara penggunaan media tersebut, menjelaskan proses perancangan dan pembuatannya secara sistematis, serta memaparkan hasil implementasi di lapangan, baik pengalaman, tantangan, maupun dampaknya terhadap pembelajaran PAI di sekolah dasar.
Kegiatan seminar ini merupakan wujud nyata SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas mahasiswa tidak hanya belajar tentang PAI, tetapi aktif menghasilkan produk pembelajaran yang berdampak langsung di ruang kelas nyata.
Seminar berbasis produk hasil penelitianini sejalan dengan visi Kampus Berdampak yang menempatkan mahasiswa sebagai agen perubahan. Dengan menghasilkan media pembelajaran PAI yang telah diuji di lapangan, mahasiswa PGSD semester 4 membuktikan bahwa pembelajaran akademik dapat bermuara pada kontribusi nyata, mendukung pendidikan karakter dan keagamaan generasi penerus bangsa secara inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.