Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat, hadir sebagai pembicara dalam peringatan Dies Natalis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang ke-71. Upacara Dies Natalis yang berlangsung dengan khidmat ini dilaksanakan pada hari Senin, 20 Oktober 2025, bertempat di Gedung Ahmad Sanusi UPI yang dipenuhi oleh seluruh civitas akademika.
Dalam orasinya, KDM menyampaikan pesan yang sangat bermakna kepada civitas akademika UPI. Inti pesan yang disampaikannya adalah bahwa pengetahuan diciptakan bukan untuk kekayaan, tetapi untuk kemanusiaan. "Jangan jadi pemuja pengetahuan," tegas KDM mengingatkan para akademisi untuk tidak terjebak dalam arogansi intelektual, melainkan menggunakan ilmu untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Civitas akademika UPI yang hadir saat Dies Natalis menyambut orasi KDM dengan penuh antusias. Suasana auditorium dipenuhi dengan tepuk tangan dan gelak tawa yang hangat, mencerminkan apresiasi tinggi terhadap sosok gubernur yang dekat dengan rakyatnya.
Yang membuat orasi KDM begitu berkesan adalah gaya khasnya yang kocak namun penuh makna dan sarat dengan nilai-nilai kultural Kesundaan. Dengan bahasa yang lugas, diselingi humor khas Sunda, dan filosofi hidup yang mendalam, KDM berhasil menyampaikan pesan-pesan penting tentang hakikat pendidikan dan tanggung jawab intelektual kepada generasi muda.
Kehadiran KDM dalam Dies Natalis UPI ke-71 ini tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga pengingat bagi seluruh sivitas akademika tentang esensi sejati dari pendidikan: memanusiakan manusia dan berkontribusi untuk kebaikan bersama.