Bukan hanya pandai mengajar, mahasiswa PGSD kini juga mampu mencipta. Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPI Kampus Sumedang, yakni Ina Mutmainah, Hibban Nurrizki, dan M. Eka Rhamdani, berhasil meraih Juara 3 Tingkat Nasional dalam Lomba Media Pembelajaran Digital dengan mengandalkan karya aplikasi inovatif buatan mereka sendiri bernama Neodik. Pencapaian ini menegaskan betapa dalamnya semangat SDGs nomor 4 telah meresap dalam budaya belajar Prodi PGSD, yakni mendorong lahirnya calon pendidik yang tidak hanya siap mengajar, tetapi juga siap berkreasi dan berinovasi demi kemajuan pendidikan.
Neodik adalah aplikasi pembelajaran digital yang dikembangkan secara mandiri oleh ketiga mahasiswa ini sebagai jawaban atas kebutuhan media belajar yang relevan, menarik, dan mudah diakses oleh siswa sekolah dasar. Nama Neodik sendiri mencerminkan semangat generasi pendidik baru yang menatap masa depan dengan gagah berani. Di sebuah kompetisi nasional yang mempertemukan ratusan tim dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, tim PGSD UPI Sumedang tampil percaya diri dan berhasil menempatkan diri di antara yang terbaik.
Kisah Neodik adalah kisah tentang tiga anak muda yang percaya bahwa ide sederhana, jika digarap dengan serius dan penuh dedikasi, mampu berdampak besar. Prodi PGSD UPI Sumedang bangga dan berterima kasih kepada Ina, Hibban, dan Eka atas keberanian mereka mengangkat nama kampus di kancah nasional. Semangat mereka menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika PGSD bahwa inovasi bukan hak eksklusif para ahli, melainkan buah dari keberanian mahasiswa yang mau berpikir, berkarya, dan berani tampil.