Rumah Baca Tampomas Desa Narimbang kembali bersemangat dengan kehadiran mahasiswa Kelompok 30 Program Pengenalan Medan Belajar (P2MB) Prodi PGSD UPI Kampus Sumedang pada Jumat, 7 November 2025. Kegiatan "Berkontribusi dalam Proses Pembelajaran di Rumah Baca Tampomas" ini merupakan wujud nyata visi Kampus Berdampak yang menekankan kontribusi perguruan tinggi terhadap peningkatan literasi dan kualitas pendidikan masyarakat.
Mahasiswa P2MB berkolaborasi dengan tutor Rumah Baca dalam mendampingi anak-anak belajar dengan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif. Sebagai calon guru profesional, mahasiswa menerapkan berbagai metode pembelajaran inovatif seperti storytelling, permainan edukatif, dan diskusi kelompok untuk membantu anak-anak memahami materi pelajaran dengan lebih mudah.
"Kami tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teman belajar yang memotivasi anak-anak agar semangat belajar mereka terus tumbuh. Pendekatan personal dan penuh empati membuat anak-anak lebih nyaman dan antusias," ungkap salah seorang mahasiswa P2MB.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4 (Quality Education) tentang pendidikan inklusif dan berkualitas untuk semua, khususnya melalui penguatan literasi dasar anak-anak di daerah. Selain itu, mendukung SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang mungkin memiliki keterbatasan akses ke layanan pendidikan formal.
Mahasiswa juga membimbing kegiatan membaca, memperkenalkan buku-buku menarik, serta mengembangkan minat baca anak melalui sesi dongeng interaktif. Rumah Baca Tampomas menjadi ruang belajar alternatif yang positif, kreatif, dan inspiratif bagi perkembangan intelektual dan karakter anak-anak.
Kolaborasi antara mahasiswa, tutor, dan komunitas mencerminkan SDG 17 (Partnerships for the Goals) dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis komunitas. Melalui pengabdian bermakna ini, Kampus Berdampak terwujud nyata—mahasiswa tidak hanya belajar teori di kampus, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mentransformasi pendidikan anak-anak untuk masa depan Indonesia yang lebih cerah dan literat.