[email protected] (0261) 201244

Mahasiswa UPI Sumedang P2MB Kelompok 21 Gelar Workshop Ecobrick di Desa Cilangkap sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Plastik yang Bernilai Seni

13 November 2025 - Dibaca 49

Sumedang, 16 Oktober 2025 – Dalam rangka merealisasikan salah satu program kerja hasil amanat Bapak Camat Buahdua mengenai penanganan sampah, Mahasiswa UPI Kampus Sumedang P2MB Kelompok 21 Desa Cilangkap menginisiasi kegiatan Workshop Ecobrick sebagai upaya kreatif dalam mengelola sampah plastik rumah tangga menjadi barang yang memiliki nilai estetika dan manfaat.

Kegiatan workshop dilaksanakan di Balai Desa Cilangkap, dengan melibatkan aparat desa, perwakilan masyarakat dari setiap RT, serta ibu-ibu kader desa. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah plastik dan memperkenalkan inovasi ecobrick sebagai solusi ramah lingkungan.

Workshop diawali dengan sesi penyuluhan dan pemaparan materi oleh mahasiswa mengenai dampak sampah plastik terhadap lingkungan, serta cara-cara sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi timbunan sampah di rumah tangga. Selanjutnya, mahasiswa melakukan demonstrasi langsung tentang cara membuat ecobrick, yaitu dengan memanfaatkan botol plastik yang diisi padat dengan potongan plastik bekas hingga menjadi bahan bangunan alternatif yang kokoh.

Menurut salah satu anggota kelompok mahasiswa, ide pembuatan ecobrick ini tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah plastik, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan instalasi seni sebagai branding desa. “Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap sampah plastik. Dari yang awalnya dianggap tidak berguna, kini bisa menjadi karya yang bernilai estetika dan membawa citra positif bagi Desa Cilangkap,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat tampak antusias dan aktif berpartisipasi. Banyak peserta yang mencoba langsung membuat ecobrick dan berdiskusi tentang manfaatnya. Untuk menjaga keberlanjutan program, mahasiswa juga mengajak masyarakat berkomitmen untuk mengumpulkan minimal dua botol ecobrick setiap minggu, yang nantinya akan dikumpulkan di masing-masing ketua RT dan diteruskan kepada ketua kelompok pengelola.

Melalui kegiatan ini, Mahasiswa UPI Kampus Sumedang P2MB Kelompok 21 berharap program ecobrick dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan desa yang bersih, kreatif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan.