Sumedang, 16 November 2025 - Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Program Pengabdian Pada Masyarakat Berbasis Desa (P2MB), Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang melaksanakan acara edukasi kesehatan bertema “Remaja Peduli Stunting: Dari Pengetahuan Jadi Aksi Nyata.” Kegiatan berlangsung pada Minggu, 16 November 2025 pukul 09.00 pagi dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta.
Acara diawali dengan Posyandu Remaja, dipandu oleh para kader posyandu Desa Nagrak. Pada sesi ini, para remaja mendapatkan pemeriksaan dasar seperti pengukuran tinggi badan, berat badan, serta pemantauan kesehatan secara umum. Kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya memantau status gizi sejak dini.
Setelah kegiatan posyandu, acara dilanjutkan dengan sesi pematerian oleh Ibu Dety Amelia Karlina, S.S., M.Pd. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman menyeluruh mengenai stunting, mulai dari pengertian stunting, ciri-ciri anak stunting, penyebab, dampak jangka pendek dan panjang, hingga cara pencegahan serta penanganan. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa remaja memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam menyebarkan edukasi serta membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Seminar Stunting di Desa Nagrak
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bapak Kepala Desa Nagrak serta Ibu Ketua PKK Desa Nagrak, yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan literasi gizi dan kesehatan di kalangan generasi muda. Peserta yang hadir berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari siswa kelas 3 SD hingga SMA, menunjukkan komitmen lintas usia dalam memahami isu stunting.
Sebagai penutup, para peserta membacakan Deklarasi Remaja Anti Stunting, sebagai simbol kesungguhan mereka untuk berperan aktif dalam mencegah stunting di lingkungan masing-masing.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya generasi muda yang sadar gizi, peduli kesehatan, serta mampu menjadi motor penggerak perubahan menuju Desa Nagrak yang lebih sehat dan bebas stunting.