Sumedang, 24 Oktober 2025 — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus di Sumedang telah memasuki pertemuan ke-8 pada tanggal 20–24 Oktober 2025 yang ditandai dengan pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS). Kegiatan ini menjadi titik tengah perjalanan akademik semester berjalan serta momen penting dalam proses evaluasi pembelajaran.
Pelaksanaan UTS diserahkan kepada dosen pengampu mata kuliah, dengan bentuk ujian yang disesuaikan dengan metode pembelajaran yang telah direncanakan dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Fleksibilitas ini memungkinkan dosen menggunakan beragam instrumen evaluasi, seperti ujian tertulis konvensional, presentasi, pembuatan proyek, studi kasus, hingga portofolio, sesuai dengan karakteristik mata kuliah dan capaian pembelajaran yang diharapkan.
UTS bertujuan untuk mengevaluasi proses perkuliahan selama tujuh pertemuan pertama. Evaluasi ini penting untuk mengukur sejauh mana mahasiswa telah mencapai Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), sekaligus memberikan umpan balik bagi dosen terkait efektivitas strategi pembelajaran yang diterapkan. UTS wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa sebagai bagian integral dari penilaian akhir semester.
Lebih dari sekadar alat evaluasi, UTS di Prodi PGSD dirancang untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Hasil UTS menjadi refleksi bagi dosen untuk memperbaiki pendekatan mengajar pada paruh semester berikutnya, sekaligus cermin bagi mahasiswa untuk memahami tingkat penguasaan materi mereka. Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga dilatih untuk mengembangkan disiplin belajar, manajemen waktu, dan ketahanan menghadapi tekanan akademik.
Kegiatan UTS ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) dan poin ke-10 (Pengurangan Kesenjangan). Melalui sistem evaluasi yang terstruktur dan transparan, setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kompetensinya tanpa diskriminasi. Evaluasi berkala seperti ini memastikan proses pembelajaran berjalan efektif, inklusif, dan berkeadilan.
Prodi PGSD berharap pelaksanaan UTS menjadi pemacu semangat bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman pada paruh semester kedua. Bagi dosen, hasil UTS diharapkan menjadi dasar untuk menyempurnakan metode pembelajaran yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Pada akhirnya, UTS tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur akademik, tetapi juga sebagai sarana membangun budaya belajar berkelanjutan serta meningkatkan kualitas akademik secara menyeluruh di lingkungan Prodi PGSD UPI Kampus Sumedang.