[email protected] (0261) 201244

PGSD UPI Kampus Sumedang Kembali Hadirkan Dosen Praktisi untuk Perkuat Kompetensi Mahasiswa Calon Guru Melalui Pembelajaran Mendalam

12 November 2025 - Dibaca 65

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UPI Kampus Sumedang menggelar kegiatan perkuliahan dengan menghadirkan dosen praktisi dari unsur Pengawas Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memperkuat keterkaitan antara teori akademik dan praktik nyata di lapangan pendidikan.

Lungguh Puri Pramswari, M.Pd., Pengawas Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, hadir sebagai dosen praktisi pada mata kuliah Perencanaan Pembelajaran di Sekolah Dasar yang diampu oleh Dr. H. Enjang Yusup Ali, S.Si., M.Kom., M.CE., CT. Kegiatan yang berlangsung dalam 3 SKS berfokus pada pembuatan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dengan pendekatan Deep Learning.

Dalam sesi perkuliahan, mahasiswa mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai konsep dan penerapan Deep Learning dalam konteks pembelajaran di Sekolah Dasar. Mereka dilatih menyusun RPM yang mencakup analisis kompetensi, perumusan tujuan pembelajaran, penyusunan asesmen autentik, hingga perancangan aktivitas belajar yang berpusat pada peserta didik.

Dosen praktisi memandu mahasiswa memahami penerapan prinsip Teaching at the Right Level dan pembelajaran berdiferensiasi. Pada sesi praktik, mahasiswa secara berkelompok menyusun RPM berdasarkan tema pembelajaran SD, kemudian mempresentasikannya untuk mendapatkan umpan balik langsung.

Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Dengan mempersiapkan calon guru yang kompeten dalam merancang pembelajaran bermakna dan kontekstual, PGSD UPI Kampus Sumedang berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas pendidikan inklusif dan merata. Pendekatan Deep Learning yang diajarkan mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif—keterampilan esensial yang dibutuhkan untuk mencapai pembelajaran berkualitas bagi semua.

Melalui kolaborasi antara dosen akademik dan praktisi lapangan, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap mengimplementasikan praktik terbaik dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan di sekolah dasar, mewujudkan generasi guru yang profesional dan berdaya saing tinggi.