Youth Innovation Forum (YIF) merupakan platform bagi para pemimpin muda untuk sharing dan belajar tentang kegiatan inovasi ide yang implementatif untuk mewujudkan Sustainable Development Goals. Selain itu juga, YIF mendorong pemuda untuk memberikan pengaruh dampak positif ke lingkungan sekitar melalui ide gagasan kreatif yang diusung. Youth Innovation Forum diselenggarakan di Singapore, Malaysia, Thailand. Program ini berharap menjadikan pemuda sebagai pemimpin di masa akan datang. Meningkatkan kontribusi pemuda agar memiliki nilai tambah bagi kemampuan ide kreatif.
Pada kesempatan kali ini Mahasiswa Prodi PGSD Kampus Sumedang yakni Raden Ayu Sekar Arum Handayani Khairunnisa memberanikan diri untuk mengikuti program YIF yang mana pesertanya dari usia 15-35 tahun dengan beragam latar belakang. Dengan bermodalkan niat dan usaha untuk mengikuti kompetisi Presentation SDGs akhirnya Raden Ayu Sekar Arum Handayani Khairunnisa memperoleh capaian hingga top 14 dari 160 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang.
"Berawal dari kegiatan yang awalnya saya tidak berani untuk mencoba, sebab mengetahui para pesertanya beragam latar belakang. Hal itu terjadi, saat mengetahui pengumuman top 20 SDGs Presentation ternyata tidak hanya kalangan mahasiswa S1 saja. Melainkan yang top 20 SDGs ada yang sudah bergelar doktor, dosen, bahkan seorang dokter pun ada" ujar Raden Ayu Sekar Arum Handayani Khairunnisa.
Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 19 – 24 Februari 2023 di negara tersebut. Namun, untuk pelaksanaan presentation SDGs ini dilakukan pada 21 Februari 2023 di Sunway University, Malaysia. Sebelum kegiatan inti presentation SDGs, tentu terdapat seminar internasional terlebih dahulu dengan keynote speaker pertama yaitu Danial Abdul Rahman as Director of The CEO’s Office at the Sunway Education Group dalam topic “SDGs and Artificial Intelligence Exciting Possibilities”. Selanjutnya kedua yaitu Shannon Kobran B.A., M.A. as Regional Team Lead for Asia in SDG Academy Kuala Lumpur dalam topic “Thinking Around the Problems The Importance of Interdisciplinarity in SDGs Education”.
Raden Ayu Sekar Arum Handayani Khairunnisa juga menuturkan "Hal yang dapat saya ambil dari kedua pematerian tersebut bahwa pentingnya sebagai pemuda yang berperan sebagai agent of change perlu lah mempunyai inisiatif dalam mewujudkan dari 17 SDGs atau tujuan pembangunan berkelanjutan".
Seiring perkembangan zaman yang mana hidup manusia telah berdampingan dengan teknologi dan perlu untuk menanamkan pendidikan dari usia dini. Terlebih lagi, di era sekarang yang sudah berteknologi kecerdasan buatan manusia atau Artificial Intelligence. Pada dasarnya perkembangan Artificial Intelligence ini sudah berdampingan dengan kehidupan manusia melalui alat bantu pendeteksi seperti computer vision, machine learning, atau bahkan terdapat produk hasil AI yaitu Tesla. Selain dari kegiatan SDGs Presentation, para peserta Youth Innovation Forum (YIF) juga melakukan study tour untuk mengenal sejarah, budaya, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan sosial dari ke-3 negara tersebut melalui kunjungan ke beberapa tempat objek wisata. Para peserta berkunjung ke Campus Tour in Nanyang Technological University, Sleeping Budha, Batu Caves, China Town, Asean Night Market, KLLC Petronas, Samila Beach, dan beberapa tempat lainnya.
"Dari rangkaian study tour tersebut hal yang saya sangat bersyukur bisa melihat Rajabhat University secara langsung saat perjalanan pulang dari Samila Beach, Thailand. Hal ini dikarenakan, saya pernah mengikuti kelas internasional dengan mata kuliah Manajement Education di Rajabhat University oleh Mr. Direk Pornsima saat semester 3 lalu" tutur Raden Ayu Sekar Arum Handayani Khairunnisa menambahkan.
Dengan penacapaian seperti di atas, pihak Prodi PGSD Kampus Sumedang sangat mendukung dan berharap semakin banyak mahasiswa dari Prodi PGSD Kampus Sumedang yang berani tampil dalam ajang internasional.