Berlangsungnya kegiatan KKN Kebangsan XI Tahun 2023 terhitung pada 20 Juli – 20 Agustus 2023, tetapi aksi turun lapangan ke desa masing-masing terhitung pada 24 Juli – 18 Agustus 2023. Hal ini terdapat 10 Delegasi Mahasiswa Terbaik Bangsa yang termasuk ke dalam Kelompok 12 Desa Matang Segantar, diantaranya Raden Ayu Sekar Arum Handayani Khairunnisa (Universitas Pendidikan Indonesia), Muhammad Harvy Resky Fahreza (Universitas Brawijaya), Badrul Mukhlisin (Institut Seni Budaya Aceh), Siska Amanda (Universitas Syiah Kuala), Resha Hidayatullah (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Aisya Nuralief Ramadhani (Institut Seni Indonesia Padangpanjang), Juminta (Universitas Tanjungpura), Ade Altisa Oldy (Universitas Tanjungpura), Hanim Himni Rusdiana (Universitas Tanjungpura), dan Fortunata Dwi Pajar (Universitas Tanjungpura).
Dengan begitu, mahasiswi PGSD UPI Kampus Sumedang yaitu Raden Ayu Sekar Arum Handayani Khairunnisa yang mendapatkan lokasi pengabdian di Desa Matang Segantar, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Perjananan mengabdi di perbatasan negeri Indonesia tentu lah tidak mudah, seperti terdapat perbedaan adat istiadat, bahasa, bahkan ancaman dari lingkungan luar pun perlu di waspadai. Hal ini pun dirasakan oleh Ayu kerap disapanya menjelaskan bahwa “Memang tidak mudah beradaptasi di wilayah perbatasan negeri Indonesia, terlebih untuk mengajak mencintai kearifan lokal dan bahasa Indonesia, serta menjadi warga negara Indonesia yang teguh terhadap Nilai-Nilai Kebangsaan”.
Saat kedatangan pertama kali berada di Desa Matang Segantar Mahasiswa KKN disambut dengan ramah oleh Kepala Desa dan warga sekitar. Namun, tidak menyangka jika warga sekitar sangat menerima kedatangan mahasiswa dari Kelompok 12 Matang Segantar yang ditugaskan untuk mengabdi disana. Maka, Ayu pun menjadi bagian dari Kelompok 12 dan bertugas sebagai Bendahara Kelompok, serta menjadi penanggungjawab dalam bidang Pendidikan dan Pengajaran. Oleh karena itu, tentu perlu melakukan observasi terhadap Sekolah Dasar yang berada di Desa Matang Segantar untuk menjalankan program kerja KKN Kebangsaan di bidang Pendidikan dan Pengajaran. Maka dari itu, telah mendapatkan informasi bahwa masih rendahnya kemampuan siswa kelas 1-3 di SDN Matang Segantar dalam CaLisTung (baca, tulis, dan berhitung) dan minimnya motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Tidak hanya itu, melainkan di SDN Matang Segantar pun telah 2 tahun tidak melaksanakan Upacara Bendera Merah Putih. Hal ini disebabkan oleh “kurangnya bimbingan dan pengayaan lebih kepada siswa dari segi CaLisTung, kurangnya motivasi dari orang tua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi karena keterbatasan ekonomi dan memikirkan untuk siap bekerja saja bahkan menikah, serta belum terlaksana kembali Upacara Bendera Merah Putih pun masih beradaptasi dengan pandemi Covid-19 dan menunggu penetapan Kepala Sekolah yang baru”-ucap ibu Nurbaini sebagai Kepala Sekolah SDN 40 Matang Segantar.
Sehingga, Ayu dan teman-teman kelompok pun merancang program kerja yang berfokus pada CaLisTung, Kelas Motivasi, pelaksanaan Upacara Bendera, dan beberapa program lainnya. Hal ini bertujuan, guna membimbing para siswa kelas 1-3 untuk pandai dari segi CaLisTung dengan metode pengajaran pada program bernama Kelas Alam, serta memberikan pengajaran berdasarkan permasalahan yang dialami. Disamping itu, Kelas Motivasi pun dilakukan oleh Kelompok 12 yang tergolong ke dalam Kelas Alam. Oleh karena itu, Ayu memberikan saran kepada kepala sekolah yang baru SDN 40 Matang Segantar untuk segera melakukan Upacara Bendera Merah Putih di hari Senin minggu depan dan petugas dari siswa yang dilatih oleh mahasiswa. Hingga, bertepatan dengan Hari Pramuka, 14 Agustus 2023 pelaksanaan Upacara Bendera Merah Putih di SDN 40 Matang Segantar terlaksana dengan khidmat dan lancar. Hal ini pun dirasakan oleh Kepala Sekolah SDN 40 Matang Segantar saat amanat Pembina Upacara “Saya dan guru-guru merasa sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN Kebangsaan Desa Matang Segantar telah membantu para siswa untuk melaksanakan Upacara Bendera Merah Putih yang setelah 2 tahun tidak melaksanakan. Kedatangan mahasiswa telah memberikan perubahan kepada siswa untuk lebih semangat belajar dan peduli terhadap sampah di lingkungan sekitar”. – Ucap Ibu Nurbaini sebagai Kepala Sekolah SDN 40 Matang Segantar.
Pelaksanaan program kerja di bidang Pendidikan dan Pengajaran tidak hanya bergerak di kedua bidang saja, melainkan membuat program pemanfaatan limbah sampah plastik yang diubah menjadi EcoBrick. Pembuatan EcoBrick pun tidak hanya dari mahasiswa melainkan turut melibatkan siswa SDN 40 Matang Segantar yang dijadikan sebagai nilai UTS mata pelajaran Prakarya dan dibantu juga oleh ibu-ibu PKK Matang Segantar dalam kurun waktu 5 hari pengerjaan. Maka, pembuatan ecobrick diubah menjadi tulisan nama Desa Matang Segantar yang ditempatkan di GOR Serbaguna desa tersebut.
Selanjutnya, berdasarkan potensi yang dimiliki oleh desa tersebut yaitu berbahan dasar kacang-kacangan dan hanya mengetahui pengolahan bahan secara umum tidak disajikan ke bentuk inovasi. Sehingga, kelompok 12 Mahasiswa KKN Kebangsaan memberikan inovasi dalam program One Village, One Product yakni pembuatan sari susu kacang hijau yang berbahan dasar kacang hijau diberi nama produk “MungBeant Milk”.
Pada akhirnya, saat pelepasan seluruh Mahasiswa KKN Kebangsaan XI di Kabupaten Sambas tepatnya di Kantor Bupati Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat diumumkan lah Kelompok Kreatif KKN Kebangsaan di Kabupaten Sambas Tahun 2023 berhasil di raih oleh Kelompok 12 Desa Matang Segantar. Disamping itu, Kabupaten Sambas memiliki slogan salam yakni “Sambas Berkemajuan”. Hal tersebut, turut membuat Ayu dan teman-teman kelompok bahkan Dosen Pendamping Lapangan, serta Kepala Desa Matang Segantar tidak menyangka atas capaiannya. “Saya tidak menyangka bahwa, adik-adik mahasiswa meraih penghargaan kelompok kreatif mengingat dari saya pribadi pun tidak mengetahui adanya pemberian penghargaan tersebut sesuai dengan Sambas Berkemajuan. Namun, saya sudah sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa telah bersedia membantu dan memberikan keberharuan manfaat di Desa Matang Segantar. Semoga adik-adik mahasiswa sukses selalu dan menjadi penerus bangsa” – Ucap Bapak Jasmani Ibrahim sebagai Kepala Desa Matang Segantar.
Selama 26 hari pelaksanaan KKN Kebangsaan di Desa Matang Segantar telah memberikan kesan yang bermanfaat dan bangga terhadap warga sekitar, serta setiap delegasi pun telah mendapatkan pengalaman berharga mengabdi di wilayah perbatasan negeri. 10 Delegasi Mahasiswa Terbaik Bangsa telah menyelesaikan program kerja selama 26 hari dengan baik dan memberikan kesan positif kepada Desa Matang Segantar tempat lokasi pengabdian di wilayah perbatasan Negeri. Pada 18 Agustus 2023 tiba lah 10 delegasi mahasiswa kembali ke Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat untuk melaksanakan rangkaian penutupan KKN Kebangsaan XI tahun 2023 guna tidak hanya berhenti disini untuk terus berkontribusi memajukan negeri Indonesia.