Para dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang mengikuti Workshop Kelas Literasi Informasi Lanjutan (KILAU) yang diselenggarakan oleh Perpustakaan UPI pada Selasa, 7 April 2026. Kegiatan berlangsung di ruang kelas Kampus UPI Sumedang mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB, sebagai bagian dari rangkaian KILAU yang digelar secara bergilir di lima kampus UPI daerah sepanjang 6–10 April 2026.
Workshop ini diselenggarakan berdasarkan Surat Undangan Perpustakaan UPI Nomor B-078/UN40.G/TA.01.09/2026 tertanggal 9 Maret 2026, yang ditujukan kepada seluruh dosen dan mahasiswa semester 4 ke atas di kampus-kampus UPI daerah. Untuk sesi dosen di Kampus Sumedang, kegiatan dipandu oleh narasumber Prof. Dr. Julia, S.Pd., M.Pd., Hj. Dini Suhardini, M.I.Kom., Santi Santika, MP, serta Miyarso Dwi Ajie, M.I.Kom., dengan dukungan tim teknis Awliya, S.Pd.
Terdapat tiga materi utama yang disajikan dalam workshop ini. Sesi pertama membahas Pemanfaatan Scopus dalam Penelusuran Literatur dan Strategi Publikasi Ilmiah, membekali dosen dengan kemampuan mengakses dan memanfaatkan database jurnal bereputasi internasional. Sesi kedua berfokus pada Optimalisasi Turnitin Feedback Studio bagi Dosen, guna memperkuat integritas akademik dan kualitas karya ilmiah. Adapun sesi untuk mahasiswa mencakup Penelusuran dan Pengelolaan Sumber Informasi untuk Penelitian serta Tren Riset Menggunakan VOS Viewer.
Kegiatan KILAU mencerminkan komitmen UPI dalam mewujudkan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan), sekaligus mendorong dosen dan mahasiswa menjadi insan akademik yang literat, produktif, dan berdampak bagi masyarakat luas.
Melalui workshop ini, dosen PGSD UPI Sumedang diharapkan semakin mahir dalam mengelola referensi ilmiah, meningkatkan kualitas publikasi, dan mengikuti tren riset global. Langkah ini sejalan dengan visi Kampus Berdampak yang menempatkan kompetensi akademik dosen sebagai fondasi utama dalam menghasilkan lulusan pendidikan dasar yang unggul dan berdaya saing.