[email protected] (0261) 201244

UPI Kampus Sumedang Raih Penghargaan Negara Paling Favorit di NAMASTE World International Folk Dance & Music Festival 2026

11 February 2026 - Dibaca 106

Ahmedabad, India – Februari 2026

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang berpartisipasi dalam NAMASTE World – International Folk Dance & Music Festival 2026 yang diselenggarakan di Ahmedabad, India, dengan membawa tiga mahasiswa UPI Kampus Sumedang sebagai delegasi seni budaya Indonesia. Dalam ajang internasional bergengsi tersebut, delegasi Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai negara paling favorit (Most Favorite Country) serta mendapatkan liputan luas dari berbagai media India, baik media cetak maupun digital.

Keikutsertaan UPI Kampus Sumedang dalam festival ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan dan diplomasi budaya melalui seni tari tradisional Indonesia. Festival ini menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan delegasi dari berbagai negara untuk menampilkan seni tradisional, memperkuat pemahaman multikultural, serta membangun jejaring global dalam bidang seni dan pendidikan.

Festival budaya internasional ini diikuti oleh 12 negara, yaitu Maniyaro, Africa, Indonesia, Slovakia, Egypt, Kirgistan, Rathawa, Mexico, Panjab, Bulgaria, Rass, dan Poland (Public). Setiap negara menampilkan kekhasan budaya masing-masing melalui pertunjukan tari dan musik tradisional. Keikutsertaan Indonesia menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival ini, karena menghadirkan kekayaan estetika budaya Nusantara yang unik, ekspresif, dan sarat nilai filosofis.

Delegasi UPI Kampus Sumedang dipimpin oleh dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Sidqia Nurfadilah, dengan tiga mahasiswa peserta, yaitu Farah Mei Silviyani, Ruhiyat, dan Muhammad Ilham Faqih Harizqi. Mereka menampilkan karya tari berjudul “Tari Merak”, yang dikembangkan dalam konsep “Merak Menjadi Mendunia” sebagai representasi keindahan alam, identitas budaya Sunda, serta simbol diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

Penampilan Tari Merak yang dikemas dalam pendekatan edukatif dan interkultural mendapatkan sambutan hangat dari peserta festival, penonton internasional, serta penyelenggara. Karya ini dinilai mampu mengkomunikasikan nilai estetika, filosofi, dan karakter bangsa Indonesia melalui bahasa gerak yang universal.

“Melalui karya Merak Menjadi Mendunia, kami ingin menunjukkan bahwa tari tradisional Indonesia tidak hanya sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sebagai media pembelajaran interkultural, sarana diplomasi budaya, dan representasi identitas bangsa di forum global,” ujar Sidqia Nurfadilah.”

                          

NAMASTE World International Folk Dance & Music Festival merupakan agenda tahunan yang bertujuan memperkuat dialog lintas budaya melalui seni pertunjukan tradisional. Festival ini menghadirkan delegasi dari berbagai negara untuk berbagi tradisi, nilai budaya, dan praktik pendidikan berbasis seni, sekaligus mempererat hubungan antarbangsa melalui diplomasi budaya.

Partisipasi UPI Kampus Sumedang dalam festival ini diharapkan dapat memperluas jejaring internasional universitas, meningkatkan kompetensi global mahasiswa calon guru sekolah dasar, serta menguatkan peran Indonesia dalam diplomasi budaya dan pendidikan seni di tingkat internasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi pengembangan pembelajaran seni tari berbasis proyek dan teknologi yang sedang dikembangkan di lingkungan PGSD UPI Kampus Sumedang.